BENPARK - Kura-kura Brazil memang sudah sangat populer dan menjadi salah satu jenis kura-kura yang banyak dikenal, termasuk di Indonesia. Namun, tahukah kamu bahwa ada spesies lain yang tidak kalah menarik dan justru memiliki tampilan yang jauh lebih khas?
Kura-kura tersebut adalah kura-kura Ocadia. Penampilannya yang unik membuatnya mudah dibedakan dari jenis kura-kura lainnya, terutama berkat pola garis khas pada bagian lehernya. Kura-kura ini juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti Chinese Stripe-necked Turtle dan Golden Thread Turtle.
Lantas, apa yang membuat kura-kura Ocadia begitu menarik? Bagaimana karakteristik, habitat, hingga keunikannya? Yuk, kenali lebih jauh seluk-beluk kura-kura unik yang satu ini!
Klasifikasi Ilmiah
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Ordo : Testudines
Subordo : Cryptodira
Famili : Geoemydidae
Genus : Mauremys
Spesies : M. sinensis
Nama Latin/Ilmiah : Mauremys sinensis
Bentuk Fisik
Sekilas, kura-kura Ocadia memang bisa membuat kita teringat pada kura-kura Brazil. Bentuk tubuh keduanya terlihat cukup mirip, tetapi jika diperhatikan lebih teliti, Ocadia memiliki ciri khas tersendiri. Perbedaannya terutama terlihat dari pola pada tempurung serta warna dan bentuk tubuhnya.
Secara umum, tubuh kura-kura Ocadia didominasi warna hijau. Ketika masih muda, bagian karapasnya cenderung berwarna hijau keabu-abuan dan dihiasi tiga punggung bukit yang menjadi salah satu karakteristik khasnya. Seiring bertambah usia, warna tersebut perlahan berubah menjadi kecokelatan. Dua punggung bukit pada karapasnya juga akan semakin samar dan akhirnya berangsur menghilang.
Beralih ke bagian plastron, kura-kura ini memiliki warna dasar gading yang dihiasi bintik-bintik hitam berukuran kecil. Perbedaan antara jantan dan betina juga cukup mudah diamati. Jantan biasanya memiliki ekor yang lebih panjang dan tampak lebih kasar, sedangkan betina dewasa umumnya mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan jantan.
Untuk urusan ukuran, karapas kura-kura Ocadia rata-rata dapat mencapai panjang sekitar 20 cm. Namun, beberapa individu dapat tumbuh jauh lebih besar. Ukuran terbesar yang pernah ditemukan bahkan bisa mencapai sekitar 40 cm. Cukup besar juga, bukan?
Penyebaran wilayah
Mungkin muncul pertanyaan di benak kamu, sebenarnya kura-kura Ocadia berasal dari mana, sih? Apakah hewan unik ini berasal dari Indonesia? Ternyata bukan, lho!
Kura-kura Ocadia merupakan spesies yang berasal dari kawasan Asia. Persebarannya cukup luas, mulai dari beberapa wilayah di Cina seperti Hainan, Guangdong, dan Fujian, kemudian Taiwan, Laos, hingga bagian utara dan tengah Vietnam.
Jadi, meskipun cukup dikenal dan bisa saja dipelihara di Indonesia, habitat aslinya justru berada di kawasan Asia Timur hingga Asia Tenggara.
Makanan
Di alam liar, kura-kura Ocadia dikenal sebagai hewan omnivora, sehingga menu makanannya cukup beragam. Mereka dapat memangsa berbagai hewan air berukuran kecil, seperti katak dan ikan, sekaligus mengonsumsi aneka tumbuhan air yang tersedia di habitatnya.
Buat kamu yang tertarik memelihara kura-kura Ocadia, urusan makanan sebenarnya tidak terlalu merepotkan. Ketika masih kecil, terutama saat masih bayi, kura-kura ini dapat diberikan pakan seperti cacing darah yang berukuran sesuai. Setelah tubuhnya tumbuh lebih besar, pilihan pakannya pun bisa disesuaikan, misalnya dengan memberikan pelet khusus kura-kura.
Jadi, dengan pemberian pakan yang tepat sesuai usia dan ukuran tubuhnya, merawat kura-kura Ocadia bisa terasa cukup praktis. Lumayan mudah, kan?
Habitat & Karakteristik
Kura-kura Ocadia pada dasarnya menyukai habitat perairan yang tenang dan tidak terlalu dalam. Di alam, spesies ini banyak ditemukan di kawasan dataran rendah, terutama rawa-rawa serta kolam dangkal yang menyediakan lingkungan sesuai untuk kehidupannya.
Menariknya, keberadaan kura-kura Ocadia tidak selalu terbatas pada habitat alaminya. Karena terkadang dilepas oleh para penghobi, kura-kura ini juga dapat ditemukan di sejumlah perairan yang berada dekat dengan aktivitas manusia. Kolam-kolam pedesaan hingga waduk menjadi beberapa tempat yang terkadang dihuni oleh kura-kura Ocadia.
Temperamen
Kalau soal sifat, kura-kura Ocadia termasuk hewan yang cukup tenang. Mereka umumnya tidak agresif, baik ketika berhadapan dengan manusia maupun saat berada bersama kura-kura lainnya. Jadi, dari segi temperamen, kura-kura dengan leher bergaris ini tergolong cukup bersahabat.
Namun, lain cerita jika ia ditempatkan bersama ikan. Kamu perlu memperhatikan ukuran ikan yang menjadi teman satu kolamnya. Ikan berukuran besar biasanya relatif aman karena sulit dianggap sebagai mangsa. Sebaliknya, ikan-ikan kecil justru berpotensi masuk ke dalam daftar menu si Ocadia. Jadi, jangan heran kalau ikan mungil yang berenang di dekatnya tiba-tiba berubah menjadi santapan.
