BENPARK - Membedakan satu jenis ikan dengan jenis lainnya ternyata tidak selalu mudah. Dalam beberapa kasus, ada ikan yang sekilas terlihat identik, sehingga sering dianggap sama, padahal sebenarnya berasal dari spesies yang berbeda. Sebaliknya, ada juga ikan yang tampak berbeda tetapi justru masih memiliki hubungan yang sangat dekat.
Lalu, bagaimana dengan ikan Pacu dan ikan Bawal? Saat mendengar kedua nama itu, apa yang terlintas di benakmu? Apakah keduanya sebenarnya ikan yang sama, atau justru berbeda? Kalau kamu penasaran, simak penjelasannya berikut ini.
Cara membedakan
Sebelum membahas lebih detail, kamu harus tahu cara paling dasar untuk membedakan antara satu ikan dengan yang lainnya. Caranya adalah dengan mengecek nama latin/ilmiahnya.
Berdasarkan referensi resmi dari Institut Pertanian Bogor dan Universitas Sumatera Utara, ikan Bawal atau lebih spesifiknya, Bawal air tawar ternyata disebut memiliki nama latin Colossoma macropomum.
Sedangkan jika kita melihat situs resmi dari Seriously Fish, ikan Bawal air tawar yang kita maksud ini ternyata punya sebutan juga dalam bahasa Inggris. Ya, ikan Bawal air tawar disebut ‘Black Pacu’.
Dari sini saja sudah mulai terlihat. ‘Black Pacu’ yang dimaksud Seriously Fish adalah Colossoma macropomum, sama seperti rujukan jurnal Institut Pertanian Bogor tadi.
Jika kita perhatikan lebih lanjut, ternyata selain sebutan Black Pacu dan Bawal, Colossoma macropomum juga punya banyak nama lagi. Mulai dari Tambaqui, Black-finned Pacu, Giant Pacu, Cachama, hingga Gamitana. Dan di situ dituliskan bahwa terkadang disebut hanya “Pacu” saja.
Melihat detail ikan Bawal air tawar
Rasanya pembahasan ini belum lengkap tanpa mengenal lebih dekat ikan Bawal air tawar, yang ternyata merujuk pada ikan Pacu itu sendiri.
Berdasarkan berbagai kajian, ikan Bawal air tawar termasuk salah satu komoditas budidaya yang sangat menjanjikan karena memiliki banyak keunggulan. Salah satunya adalah tingkat kelangsungan hidup yang sangat tinggi, mencapai sekitar 90%.
Selain itu, ikan ini juga mampu dibudidayakan dalam kolam dengan tingkat kepadatan yang cukup tinggi tanpa mengurangi produktivitasnya.
Secara alami, ikan Bawal air tawar cenderung hidup berkelompok, terutama di perairan sungai yang memiliki arus deras. Meski begitu, ikan ini juga kerap ditemukan di perairan yang lebih tenang, khususnya saat masih berada pada fase benih.
Jika menelusuri habitat aslinya, ikan ini berasal dari kawasan Amerika Selatan, tepatnya di aliran Sungai Orinoco di Venezuela dan Sungai Amazon di Brazil.
Fisik ikan Bawal air tawar
Dari segi penampilan fisik, ikan Bawal air tawar memiliki bentuk tubuh yang cenderung membulat dengan struktur tubuh yang kokoh. Sirip perut dan sirip duburnya terpisah dengan jelas, sementara bagian punggungnya berwarna abu-abu gelap. Pada bagian perut, warna tubuhnya didominasi abu-abu keputihan dengan semburat merah yang cukup mencolok.
Ciri khas lainnya terlihat pada bagian mulut. Ikan ini memiliki bibir bawah yang menonjol serta deretan gigi yang besar dan tajam. Gigi tersebut berfungsi untuk menghancurkan biji-bijian maupun buah-buahan yang menjadi bagian dari makanannya.
Menariknya lagi, ikan Bawal air tawar memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Ikan ini dilengkapi dengan “insang permukaan” yang membuat area pernapasannya lebih luas dibanding banyak jenis ikan lainnya. Berkat keunggulan tersebut, ikan Bawal mampu bertahan hidup bahkan di perairan dengan kadar oksigen yang rendah. Kemampuan yang cukup mengagumkan, bukan?
Kesimpulan
Sebagai penutup, bisa disimpulkan bahwa ikan Pacu dan ikan Bawal yang sering disebut oleh banyak orang sebenarnya merujuk pada jenis ikan yang sama, yaitu Colossoma macropomum. Perbedaannya lebih banyak terletak pada penyebutan atau nama yang digunakan di berbagai daerah.
Menarik, bukan? Setelah mengetahui fakta ini, apakah pandanganmu tentang ikan Pacu dan Bawal berubah? Semoga informasi ini menambah wawasan dan bermanfaat untukmu.






