• Jelajahi

    Copyright © BENPARK - Referensi Kura-Kura, Filtrasi, Penyakit Serta Bisnis Ikan Hias
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    10/11/2026, 16:39 WIB Last Updated 2026-10-11T09:40:10Z

    BENPARK - Popularitas ikan Gabus atau Channa belakangan ini semakin meningkat di kalangan pecinta ikan hias. Tren tersebut turut didorong oleh sejumlah artis dan influencer yang ikut memperkenalkan keunikan ikan predator air tawar ini kepada masyarakat.


    Tidak heran jika beberapa jenis Channa memiliki harga jual yang cukup tinggi. Sebut saja Channa Barca dan Channa Auranti, dua jenis ikan yang banyak menarik perhatian penghobi karena penampilan dan daya tariknya yang khas.


    Namun, jangan buru-buru menganggap ikan Channa dari luar negeri selalu lebih istimewa. Indonesia juga memiliki beragam jenis ikan Gabus lokal dengan karakter, corak, dan keunikan yang tidak kalah menarik. Bahkan, beberapa di antaranya menjadi incaran para penggemar ikan predator.


    Lantas, apa saja jenis ikan Channa asli Indonesia yang layak dikenal? Yuk, kenali 7 jenis ikan Channa dari Nusantara yang punya pesona tersendiri.


    1. Channa Striata

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    Membahas ikan Gabus rasanya belum lengkap kalau tidak mengenal Channa Striata. Jenis yang satu ini bisa dibilang sebagai ikan gabus paling populer di Indonesia, baik sebagai ikan konsumsi maupun ikan yang hidup di perairan tawar.


    Channa Striata inilah yang sering kita jumpai di pasar dan diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Ciri khasnya terletak pada tubuh yang didominasi warna gelap, mulai dari hitam kecokelatan hingga kehijauan. Sementara itu, bagian bawah tubuhnya tampak lebih terang, berwarna putih dari area dagu hingga bagian perut belakang.


    Di bagian sisi tubuhnya, terdapat pola garis atau coretan tebal yang cenderung samar. Corak tersebut dapat membantu menyamarkan keberadaannya di lingkungan sekitar. Berkat kemampuan kamuflase ini, Channa Striata cukup piawai bersembunyi di antara tumbuhan air maupun habitat alaminya.


    Jangan tertipu dengan penampilannya yang terlihat biasa saja! Ikan yang juga dikenal dengan nama Striped Snakehead ini memiliki deretan gigi tajam dan ukuran tubuh yang bisa mencapai sekitar 1 meter. Bayangkan, ikan gabus yang sering kita temui sebagai lauk ternyata bisa tumbuh sebesar itu.


    2. Channa Marulioides

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    Berikutnya, ada Channa Marulioides yang lebih akrab disebut Channa Maru. Jenis ikan Gabus asli Indonesia ini punya daya tarik tersendiri berkat perpaduan warna dan corak tubuhnya yang begitu menawan. Tak heran jika Channa Maru cukup populer di kalangan penggemar ikan predator hias.


    Keunikan penampilannya terlihat dari kombinasi warna yang kontras. Bagian bawah tubuhnya cenderung berwarna oranye kekuningan, sedangkan bagian atas didominasi warna gelap, seperti hitam. Perpaduan tersebut membuat tampilannya terlihat tegas sekaligus eksotis.


    Pesona Channa Maru semakin lengkap dengan pola menyerupai bunga di sisi tubuhnya. Corak berwarna hitam dengan tepian putih ini memberikan kesan unik yang membedakannya dari jenis Channa lainnya. Ditambah lagi, warna merah pada matanya membuat penampilan ikan ini terlihat semakin mencolok dan berkarakter.


    Bukan cuma soal penampilan, ukuran tubuh Channa Maru juga patut diperhitungkan. Sejumlah referensi menyebutkan ikan ini dapat tumbuh hingga sekitar 65 cm, sementara sumber lainnya mencatat ukuran yang mendekati 90 cm. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa ukuran maksimalnya bisa bervariasi, tetapi keduanya menggambarkan ikan hias yang tergolong besar.


    Karena lebih banyak dipelihara sebagai ikan predator hias, Channa Maru membutuhkan ruang yang memadai agar dapat tumbuh dengan baik. Jadi, jika kamu tertarik memelihara ikan yang juga dikenal dengan nama Emperor Snakehead ini, pastikan ukuran akuarium atau wadah pemeliharaannya sesuai dengan potensi pertumbuhannya, ya.


    3. Channa Lucius

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    Beranjak ke jenis ketiga, ada Channa Lucius yang memiliki penampilan cukup berbeda dari ikan Gabus lainnya. Sekilas, warna tubuhnya memang terlihat mirip dengan gabus pada umumnya. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, kamu akan menemukan ciri khas berupa pola bulatan-bulatan di sepanjang sisi tubuhnya.


    Ikan yang dikenal dengan nama Forest Snakehead ini memiliki warna dasar cokelat muda, berpadu dengan bagian bawah tubuh yang cenderung putih atau lebih terang. Kombinasi warna tersebut membuat tampilannya terlihat sederhana, tetapi tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi para penghobi ikan predator.


    Dari segi ukuran, Channa Lucius tergolong lebih kecil dibandingkan Channa Marulioides. Panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar 40 cm, sehingga kebutuhan ruang pemeliharaannya relatif lebih rendah dibandingkan jenis Channa yang mampu tumbuh jauh lebih besar. Meski begitu, ukuran akuarium tetap perlu disesuaikan dengan pertumbuhan dan kebutuhan hidup ikan.


    Selain ditemukan di Indonesia, persebaran Channa Lucius juga mencakup sejumlah wilayah lain di Asia Tenggara. Hal ini menjadikannya salah satu jenis snakehead yang menarik untuk dikenal lebih jauh, terutama bagi pencinta ikan predator air tawar.


    Di kalangan penghobi, Channa Lucius dikenal sebagai salah satu pilihan ikan Gabus hias. Namun, popularitas dan harga jualnya dapat berubah mengikuti tren pasar serta minat kolektor. Jika kamu tertarik memilikinya, sebaiknya bandingkan harga dari beberapa penjual terlebih dahulu agar mendapatkan ikan yang sesuai dengan anggaran dan kondisi yang diinginkan.


    4. Channa Bankanensis

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    Pada urutan keempat, kita akan mengenal Channa Bankanensis, salah satu jenis ikan Gabus yang memiliki corak tubuh unik dan menarik perhatian para penghobi ikan hias. Daya tarik utamanya terletak pada pola bercak-bercak hitam yang tersusun memanjang di sepanjang tubuhnya. Jika diamati lebih dekat, bintik-bintik tersebut tampak saling berdekatan hingga membentuk barisan corak yang khas.


    Warna dasar tubuh Channa Bankanensis umumnya berupa cokelat, tetapi variasinya cukup beragam. Ada individu yang memiliki warna cokelat tua, cokelat muda, bahkan krem. Perbedaan warna ini membuat penampilan setiap ikan bisa terlihat sedikit berbeda, sehingga menambah daya tariknya sebagai ikan predator hias.


    Channa Bankanensis juga dikenal dengan sebutan Bangka Snakehead. Dibandingkan beberapa jenis Channa lainnya yang berukuran besar, ikan ini tergolong lebih mungil karena panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar 20 cm. Ukurannya yang relatif kecil membuatnya menarik bagi penghobi yang menyukai ikan Gabus dengan tampilan eksotis.


    Meski ukurannya tidak terlalu besar, pemilihan teman satu akuarium tetap perlu diperhatikan. Channa Bankanensis memiliki sifat predator, sehingga pencampuran dengan ikan lain, terutama yang berukuran lebih kecil, berisiko menimbulkan konflik atau memangsa ikan tersebut. Pemeliharaan secara terpisah menjadi pilihan yang lebih aman, khususnya bagi penghobi yang belum berpengalaman dalam memelihara ikan predator.


    Sesuai dengan nama populernya, Channa Bankanensis berasal dari kawasan Asia Tenggara dan dikenal terdapat di Pulau Bangka, Sumatera, Indonesia. Asal-usul inilah yang membuatnya mendapat julukan Bangka Snakehead. Kehadiran ikan ini menjadi salah satu contoh bahwa Indonesia memiliki kekayaan ikan air tawar dengan karakteristik yang tidak kalah menarik untuk dipelajari.


    5. Channa Pleuro

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    Selanjutnya, ada Channa Pleuro yang memiliki nama ilmiah lengkap Channa pleurophthalma. Jenis ikan Gabus ini dikenal berkat penampilannya yang unik dan berbeda dari kebanyakan snakehead lainnya. Perpaduan warna tubuh serta pola bercak yang mencolok membuatnya punya daya tarik tersendiri di mata para penggemar ikan predator hias.


    Salah satu keistimewaan Channa Pleuro terletak pada kombinasi warna kehijauan hingga kebiruan yang menghiasi tubuhnya. Keunikan tersebut semakin terlihat dengan adanya dua hingga tiga bercak hitam berukuran besar di bagian sisi tubuh. Pola khas inilah yang membuat tampilannya mudah dikenali sekaligus menjadi salah satu alasan ikan ini diminati oleh para kolektor.


    Dari segi ukuran, Channa Pleuro dapat tumbuh hingga sekitar 40 cm. Ukuran tersebut membuatnya membutuhkan akuarium yang cukup luas agar bisa bergerak dengan leluasa. Jadi, jika kamu tertarik memeliharanya, jangan hanya terpikat oleh coraknya yang indah, tetapi pertimbangkan juga kebutuhan ruang dan perawatan jangka panjangnya.


    Di Indonesia, persebaran Channa Pleuro diketahui mencakup wilayah Sumatera dan Kalimantan, yang juga dikenal dengan nama Borneo. Di habitat alaminya, ikan ini dapat ditemukan di perairan berwarna gelap atau dikenal sebagai blackwater, yang memiliki karakteristik kimia air tertentu. Lingkungan tersebut menjadi bagian penting dari habitat alaminya.


    Menariknya, masyarakat Indonesia juga mengenal ikan ini dengan sebutan Gabus Selendangmayang. Nama tersebut menambah kekayaan sebutan lokal untuk ikan Gabus Nusantara. Dengan perpaduan warna menarik, corak khas, dan ukuran yang cukup besar, Channa Pleuro menjadi salah satu jenis ikan predator yang layak masuk daftar ikan hias favorit para penghobi.


    6. Channa Micropeltes

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    Di urutan keenam, ada Channa Micropeltes yang lebih akrab dikenal masyarakat Indonesia sebagai ikan Toman. Nama ini tentu sudah tidak asing lagi, terutama bagi orang yang gemar memelihara ikan predator maupun mereka yang mengenal ikan air tawar berukuran besar.


    Menariknya, meskipun harga ikan Toman relatif terjangkau dibandingkan beberapa jenis Channa hias lainnya, popularitasnya tetap tinggi. Ikan ini memiliki karakteristik yang membuatnya mudah dikenali, sehingga selalu menarik perhatian para penggemar ikan predator.


    Channa Micropeltes juga dijuluki Giant Snakehead. Julukan tersebut bukan tanpa alasan, sebab ikan ini berpotensi tumbuh hingga sekitar 130 cm atau 1,3 meter. Bayangkan saja, ukurannya bisa jauh melampaui kebanyakan ikan hias yang biasa dipelihara di akuarium rumahan.


    Daya tarik Toman tidak hanya terletak pada ukuran tubuhnya. Pola loreng yang menyerupai corak harimau membuat penampilannya terlihat gagah dan garang. Perpaduan karakter predator, corak tubuh yang khas, serta harga yang relatif bersahabat menjadikan ikan ini cukup diminati oleh berbagai kalangan penghobi.


    Meski begitu, jangan sampai harga yang terjangkau membuatmu menganggap ikan Toman mudah dipelihara di sembarang tempat. Perawatannya memang tidak selalu rumit, tetapi ukuran tubuhnya yang sangat besar membutuhkan kolam atau wadah pemeliharaan yang memadai, sistem penyaringan air yang baik, serta pakan yang sesuai.


    Karena itu, sebelum memutuskan memelihara Channa Micropeltes, pastikan kamu sudah menyiapkan fasilitas untuk mengakomodasi pertumbuhannya. Ikan yang terlihat menarik saat masih kecil ini bisa berkembang menjadi predator berukuran raksasa, sehingga perlu perencanaan jangka panjang agar tetap terawat dengan baik.


    7. Channa Gachua

    7 Jenis Ikan Channa Asli Indonesia yang Unik dan Populer

    Sebagai penutup daftar ini, ada Channa Gachua, salah satu jenis ikan Gabus yang menarik untuk dikenali. Jika dilihat sekilas, penampilannya terkadang mengingatkan kita pada Channa Andrao. Meski terlihat mirip, keduanya merupakan jenis ikan yang berbeda dan masing-masing memiliki karakteristik tersendiri.


    Channa Gachua memiliki wilayah persebaran yang cukup luas di Asia, mulai dari kawasan Asia Selatan, termasuk Pakistan, hingga sejumlah wilayah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ikan ini juga dikenal dengan julukan Dwarf Snakehead. Sebutan tersebut merujuk pada ukurannya yang relatif kecil dibandingkan banyak jenis ikan Gabus lainnya.


    Dalam kondisi tertentu, Channa Gachua dapat tumbuh hingga sekitar 20 cm. Ukuran ini memang terbilang mungil jika dibandingkan dengan Channa Marulioides atau Channa Micropeltes yang mampu mencapai ukuran jauh lebih besar. Namun, tubuhnya yang tidak terlalu besar bukan berarti ikan ini kehilangan daya tarik sebagai predator air tawar.


    Di habitat aslinya, Channa Gachua memangsa berbagai hewan kecil, termasuk ikan dan serangga. Kebiasaan makan tersebut menunjukkan bahwa ikan ini memiliki naluri berburu yang sesuai dengan karakteristik ikan predator. Karena itu, pemilihan pakan saat dipelihara perlu mempertimbangkan kebutuhan nutrisinya serta kebiasaan makannya di alam.


    Nah, buat kamu yang tertarik dengan ikan Gabus berukuran relatif kecil, Channa Gachua bisa menjadi salah satu jenis yang layak dipelajari lebih jauh. Walaupun ukurannya tidak sebesar jenis Channa lainnya, ikan ini tetap membutuhkan kualitas air yang baik, pakan yang sesuai, dan lingkungan pemeliharaan yang mendukung perilaku alaminya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini