• Jelajahi

    Copyright © BENPARK - Referensi Kura-Kura, Filtrasi, Penyakit Serta Bisnis Ikan Hias
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Awas! 5 Ikan Predator Air Tawar yang Bukan Untuk Pemula (Part 2)

    7/18/2026, 02:14 WIB Last Updated 2026-07-17T19:15:06Z

    BENPARK - Kalau kamu baru mulai menekuni hobi ikan hias air tawar, wajar kalau merasa bingung dengan banyaknya pilihan ikan predator yang tersedia untuk dipelihara.


    Meski terlihat menarik dan gagah, memelihara ikan predator ternyata tidak selalu mudah. Beberapa spesies membutuhkan perhatian ekstra, mulai dari kualitas air, pola makan, hingga ukuran akuarium yang sesuai. Karena itulah, ada jenis-jenis ikan predator yang kurang direkomendasikan untuk pemula.


    Di bagian pertama, kita sudah membahas beberapa di antaranya. Nah, penasaran ikan apa saja yang masuk daftar selanjutnya? Langsung saja simak pembahasan part 2 berikut ini.


    1. Goliath Tigerfish

    Ikan Predator Bukan untuk Pemula 2

    Di urutan pertama ada Goliath Tigerfish, salah satu ikan predator air tawar yang kurang cocok dipelihara oleh pemula. Kenapa begitu?


    Alasannya karena ikan ini berasal dari sungai-sungai berarus deras di habitat aslinya. Goliath Tigerfish dikenal sangat aktif dan membutuhkan ruang berenang yang luas agar tetap sehat.


    Jika ingin memeliharanya di akuarium, kamu harus menyiapkan tangki berukuran besar. Tidak hanya itu, sering kali diperlukan wave maker untuk menghasilkan arus buatan yang menyerupai kondisi alamnya. Tanpa lingkungan yang sesuai, ikan ini akan sulit beradaptasi dan tidak dapat tumbuh secara optimal.


    2. Arapaima Gigas

    Ikan Predator Bukan untuk Pemula 2

    Di posisi kedua ada Arapaima Gigas, salah satu raksasa air tawar yang dikenal sebagai ikan terbesar di dunia.


    Ukurannya benar-benar luar biasa. Saat dewasa, Arapaima Gigas dapat tumbuh hingga sekitar 4 meter. Karena itu, memeliharanya jelas bukan perkara mudah. Kamu harus menyediakan kolam atau akuarium yang sangat luas agar ikan ini bisa bergerak dengan leluasa.


    Bukan hanya soal tempat, kebutuhan makannya juga cukup menguras biaya. Arapaima Gigas memiliki nafsu makan yang sangat tinggi dan membutuhkan pakan dalam jumlah banyak. Jadi, kalau belum siap dengan biaya perawatan yang besar, ikan ini sebaiknya jangan dijadikan pilihan pertama. Bisa-bisa pengeluaran untuk pakannya membuat dompet cepat menipis.


    3. Peacock Bass

    Ikan Predator Bukan untuk Pemula 2

    Di urutan ketiga ada Peacock Bass, ikan predator dengan bentuk tubuh ramping dan kecepatan berenang yang membuatnya dijuluki sebagai "roket air". Tak heran jika ikan ini menjadi salah satu favorit di kalangan penghobi ikan hias di Indonesia.


    Meski informasi mengenai cara perawatannya sudah banyak tersedia, Peacock Bass tetap bukan pilihan yang ideal bagi pemula. Alasannya, ikan ini dikenal cukup sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan, terutama kualitas air dan pola pemberian pakan.


    Bahkan, tidak sedikit penghobi yang sudah berpengalaman masih mengalami kegagalan saat memelihara Peacock Bass karena ikan ini bisa tiba-tiba mengalami stres atau mati jika perawatannya kurang tepat.


    Ditambah lagi, harga beberapa jenis Peacock Bass tergolong mahal. Tentu akan sangat disayangkan jika ikan tersebut mati akibat kesalahan perawatan. Oleh karena itu, sebaiknya pemula memilih jenis ikan predator yang lebih mudah dipelihara sebelum mencoba memelihara Peacock Bass.


    4. Piranha

    Ikan Predator Bukan untuk Pemula 2

    Di posisi keempat ada Piranha, salah satu ikan predator air tawar yang namanya sudah sangat terkenal. Penampilannya yang garang memang membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Namun, ikan ini kurang cocok bagi penghobi yang masih pemula.


    Salah satu tantangan terbesar dalam memelihara Piranha adalah jadwal pemberian pakan yang harus benar-benar teratur. Ikan ini tidak boleh terlalu lama dibiarkan lapar karena sifat alaminya yang sangat agresif.


    Jika kebutuhan makannya tidak terpenuhi, ada kemungkinan Piranha akan menyerang sesama anggota kelompoknya. Perilaku kanibal tersebut memang bisa muncul ketika mereka merasa kelaparan, sehingga keterlambatan memberi makan dapat berujung pada hilangnya salah satu ikan di dalam akuarium.


    Itulah sebabnya, memelihara Piranha membutuhkan kedisiplinan dan perhatian ekstra. Bagi pemula, sebaiknya pilih ikan predator yang perawatannya lebih mudah sebelum mencoba memelihara spesies yang satu ini.


    5. Golden Dorado

    Ikan Predator Bukan untuk Pemula 2

    Di urutan terakhir ada Golden Dorado, ikan predator yang dikenal karena penampilannya yang begitu memikat. Tubuhnya yang ramping dengan kilauan keemasan membuatnya sekilas terlihat seperti ikan salmon, sehingga banyak penghobi tertarik untuk memeliharanya.


    Sayangnya, keindahan tersebut sebanding dengan harganya yang tidak murah. Bagi pemula, tentu akan sangat disayangkan jika ikan bernilai tinggi ini mati akibat kesalahan dalam perawatan.


    Selain itu, Golden Dorado merupakan perenang yang sangat aktif sehingga membutuhkan akuarium berukuran besar agar dapat bergerak dengan leluasa. Sifat predatornya juga cukup kuat. Ketika lapar, ikan ini tidak akan ragu memangsa penghuni akuarium lain yang ukurannya cukup kecil untuk masuk ke mulutnya.


    Karena membutuhkan ruang luas, perawatan yang tepat, serta pemilihan tankmate yang hati-hati, Golden Dorado lebih cocok dipelihara oleh penghobi yang sudah memiliki pengalaman.


    Nah, itulah 5 ikan predator air tawar yang kurang direkomendasikan untuk pemula. Menurutmu, adakah ikan lain yang juga layak masuk dalam daftar ini? Atau mungkin kamu sudah pernah memelihara salah satunya? semoga informasi ini bermanfaat!

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Bisnis

    +